SUMENEP, MPD – Prestasi ditorehkan pelajar Kabupaten Sumenep. Jiilah Febtsa Muliansa, siswi SMP Negeri 1 Kalianget, kini meraih Juara III pada Kejuaraan Pencak Silat Antar Pelajar Bupati Sumenep Cup V Tahun 2026 yang digelar secara terbuka di Lapangan Serbaguna GOR A. Yani Sumenep pada 3–5 Juli 2026.
Kejuaraan yang diikuti pelajar tingkat SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA sederajat tersebut merupakan agenda pembinaan olahraga prestasi yang bertujuan menjaring bibit-bibit atlet pencak silat potensial di Kabupaten Sumenep. Kompetisi ini juga menjadi sarana mengasah kemampuan teknik, mental bertanding, serta sportivitas para pesilat muda.
Jiilah tampil mewakili SMP Negeri 1 Kalianget sekaligus membawa nama Perguruan Silat Perisai Putih DPC Kalianget, tempat ia menjalani pembinaan dan latihan secara rutin. Keikutsertaannya menjadi bukti konsistensi dalam mengembangkan kemampuan di cabang olahraga pencak silat setelah sebelumnya mengikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bergilir Antar Perguruan yang diselenggarakan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Sumenep.
Baca Juga: Legalitas PSHT Dipersoalkan, IPSI Lamongan Disorot
Meski masih relatif baru bergabung di Perguruan Silat Perisai Putih DPC Kalianget, Jiilah mampu menunjukkan semangat juang, keberanian, dan rasa percaya diri saat menghadapi lawannya. Penampilannya dinilai mencerminkan potensi atlet muda yang memiliki prospek untuk terus berkembang melalui pembinaan yang berkesinambungan.
Orang tua Jiilah mengungkapkan bahwa pencapaian Juara III merupakan hasil yang patut diapresiasi. Meskipun target utama belum berhasil diwujudkan, pengalaman bertanding pada kejuaraan tersebut dinilai menjadi modal penting bagi Jiilah untuk meningkatkan kualitas teknik, strategi, serta kematangan mental pada kompetisi berikutnya.
“Target memang juara pertama, namun raihan juara ketiga tetap menjadi kebanggaan. Hasil ini menjadi motivasi untuk terus berlatih lebih keras sehingga mampu meraih prestasi yang lebih tinggi pada kejuaraan mendatang,” ujarnya.
Kejuaraan Bupati Sumenep Cup V Tahun 2026 tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga berfungsi sebagai wadah pembinaan atlet usia dini yang diharapkan mampu melahirkan pesilat-pesilat berprestasi untuk mengharumkan nama Kabupaten Sumenep di tingkat regional maupun nasional.
Prestasi yang diraih Jiilah turut membawa kebanggaan bagi SMP Negeri 1 Kalianget dan Perguruan Silat Perisai Putih DPC Kalianget. Capaian tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk aktif mengembangkan potensi melalui olahraga pencak silat serta menumbuhkan semangat berprestasi sejak usia dini.
Di sisi lain, para pelatih dan insan pencak silat berharap Pemerintah Kabupaten Sumenep memberikan perhatian yang lebih besar terhadap pembinaan atlet, khususnya melalui dukungan penyediaan perlengkapan latihan dan fasilitas yang memadai bagi perguruan-perguruan silat. Dukungan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pembinaan sekaligus memperkuat regenerasi atlet yang mampu bersaing pada berbagai kejuaraan di tingkat provinsi maupun nasional.
“Untuk perlengkapan yang PP kalianget mulai dilatih saya dari 2024 saya beli sendiri. Sedikit sumbangan dari wali murid suka rela,” pungkas pelatih saat dikonfirmasi media.




