SUMENEP, MPD – Kepemimpinan yang efektif tidak hanya diukur dari keberhasilan meningkatkan kualitas pelayanan publik, tetapi juga dari kemampuan membangun tata kelola organisasi yang sehat dan berkelanjutan. Prinsip tersebut tercermin dalam kepemimpinan Direktur dr. Hj. Erliyati, M.Kes, yang menorehkan prestasi keberhasilan Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep meraih Predikat Koperasi Sehat dari Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, pada peringatan Hari Koperasi ke-79 yang berlangsung di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (16/7/2026). Pemberian penghargaan menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah atas keberhasilan KPRI RSUD dalam menerapkan tata kelola koperasi yang profesional, akuntabel, serta mampu memberikan pelayanan optimal kepada seluruh anggotanya.
Predikat tersebut diperoleh setelah tim penilai melakukan evaluasi komprehensif terhadap aspek kelembagaan, administrasi, manajemen, hingga kesehatan keuangan koperasi. Berdasarkan hasil penilaian, KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep berhasil mengumpulkan nilai 88,3, sehingga dinyatakan memenuhi kriteria sebagai Koperasi Sehat.
Baca Juga: Pelayanan Humanis RSUD Sumenep Perkuat Kepercayaan Masyarakat
Direktur RSUD Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh pengurus dan anggota koperasi yang selama ini menjunjung tinggi integritas, transparansi, dan semangat kebersamaan dalam mengelola organisasi.
“Predikat Koperasi Sehat ini merupakan amanah sekaligus kebanggaan bagi seluruh keluarga besar RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Penghargaan ini membuktikan bahwa kerja sama, kejujuran, dan tata kelola yang baik mampu melahirkan prestasi yang membanggakan,” ujarnya.
Menurutnya, koperasi memiliki fungsi strategis sebagai instrumen peningkatan kesejahteraan pegawai. Oleh sebab itu, pengelolaannya harus dilakukan secara profesional agar manfaat ekonomi yang dihasilkan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh anggota.
Ia juga menegaskan bahwa koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga simpan pinjam, melainkan juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi yang mampu memperkuat kemandirian anggotanya. Karena itu, pihaknya berkomitmen untuk terus memperkuat sistem pengelolaan berbasis transparansi, akuntabilitas, serta prinsip keberlanjutan.
“Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan pembenahan. Mempertahankan predikat tentu lebih menantang daripada meraihnya, sehingga dibutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh anggota koperasi,” tegasnya.
Atas keberhasilan tersebut, dr. Erliyati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota KPRI yang telah menjalankan amanah organisasi dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab.
“Terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota koperasi atas kerja keras serta komitmennya. Semoga KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep terus berkembang menjadi koperasi yang sehat, kuat, profesional, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan seluruh anggotanya,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa koperasi merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi daerah. Menurutnya, koperasi tidak boleh hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi harus tetap menjunjung tinggi nilai kebersamaan, gotong royong, dan kekeluargaan sebagai jati diri gerakan koperasi di Indonesia.
“Nilai-nilai kebersamaan, gotong royong dan kekeluargaan itu harus terus dipertahankan agar koperasi mampu menjadi instrumen pemerataan ekonomi sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat,” ucap Achmad Fauzi.
Selain itu, Bupati Sumenep menyatakan bahwa koperasi yang sehat, profesional, dan berkembang akan memberikan kontribusi signifikan terhadap penguatan ekonomi daerah serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Penghargaan yang diraih KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep menjadi bukti bahwa penerapan tata kelola organisasi yang baik, didukung kepemimpinan visioner dan kolaborasi seluruh anggota, mampu menghasilkan prestasi yang tidak hanya membanggakan institusi, tetapi juga memperkuat peran koperasi sebagai motor penggerak kesejahteraan pegawai dan pembangunan ekonomi daerah.






