Diskominfo Dorong Tapakerbau Membangun Brand Otak-Otak Bandeng

SUMENEP, MPD – Kamis (13/11), upaya penguatan ekonomi lokal kembali mendapat dorongan melalui kunjungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep ke Kampung Tapakerbau, Desa Gersik Putih, Kecamatan Gapura. Wilayah tersebut dikenal sebagai sentra komoditas bandeng berkualitas tinggi serta pusat produksi olahan otak-otak bandeng yang telah lama menjadi kebanggaan masyarakat Madura Timur.

Desa Gersik Putih memiliki keunggulan komparatif dalam kualitas bahan baku bandeng yang dianggap lebih unggul dibandingkan kawasan lain di Sumenep. Keunggulan ini mendorong tumbuhnya industri rumah tangga yang berfokus pada pengolahan otak-otak bandeng, terutama di lingkungan Tapakerbau yang kini berupaya mengembangkan dirinya sebagai kampung tematik olahan bandeng.

Dalam kunjungan tersebut, perwakilan Diskominfo menyambangi sejumlah pelaku UMKM, di antaranya Hosna serta Jumak—yang kini mengusung brand Kingfish—dan diterima oleh Ketua RT sekaligus pembina UMKM setempat, Ahmad Siddiq.

Baca Juga: Sumenep Mantapkan Fondasi Investasi untuk Transformasi Ekonomi

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Sumenep, Irwan Sujatmiko, menegaskan bahwa kualitas olahan otak-otak bandeng Tapakerbau sudah memenuhi standar cita rasa yang patut dipromosikan secara lebih luas.

“Ini kualitas bagus dan rasanya tidak diragukan lagi. Kampung ini memiliki potensi besar untuk dikenal sebagai sentra olahan otak-otak bandeng,” ungkapnya.

Irwan mendorong masyarakat Tapakerbau untuk memperkuat strategi branding melalui pemanfaatan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM), sehingga produk mereka dapat menembus pasar yang lebih luas dan menjadi pilihan oleh-oleh khas bagi wisatawan.

“Kami mendorong promosi yang lebih masif melalui KIM agar Tapakerbau benar-benar dikenal sebagai pusat olahan otak-otak bandeng. Dengan begitu, produk ini dapat menjadi ikon ekonomi kreatif Sumenep,” ujarnya.

Sementara itu, Ahmad Siddiq menyampaikan apresiasi atas dukungan Diskominfo yang dinilai memberikan dorongan moral sekaligus teknis bagi para pelaku UMKM.

“Kami semakin bersemangat untuk membawa otak-otak bandeng naik kelas sebagai produk kemasan yang bukan hanya dikonsumsi, tetapi menjadi ikon kebanggaan Kabupaten Sumenep,” ungkapnya.

Ia berharap dukungan promosi melalui KIM dapat memperkuat posisi Tapakerbau sebagai brand kampung otak-otak bandeng yang diakui secara lebih luas.

“Diskominfo hadir memberikan bimbingan dan dukungan. Semoga KIM mampu menjadi langkah strategis untuk mewujudkan Tapakerbau sebagai pusat produk otak-otak bandeng Sumenep,” tambahnya.

Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi momentum penguatan branding lokal, tetapi juga bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam membangun ekosistem UMKM yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *