SUMENEP, MPD – Kehadiran prajurit TNI bersama warga dalam kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan di Dusun Kebun Kelapa, Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, kembali memperlihatkan peran aktif aparat negara dalam mendukung kehidupan sosial masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi cerminan kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui aksi nyata menjaga kebersihan lingkungan dan memperkuat semangat gotong royong.
Kerja bakti yang melibatkan personel TNI bersama warga RT 7/RW 3 itu difokuskan pada pembersihan akses jalan utama menuju Kantor Balai Desa Kalianget Barat. Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, kegiatan tersebut juga bertujuan meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.
Partisipasi TNI dalam kegiatan sosial tersebut dinilai sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia yang menegaskan bahwa TNI memiliki tugas operasi militer selain perang, termasuk membantu pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengatasi berbagai persoalan sosial serta mendukung pembangunan nasional.
Baca Juga: BPD dan Kadus Dituntut Proaktif Kawal Aspirasi Masyarakat
Di sisi lain, warga menyayangkan minimnya keterlibatan unsur pemerintah desa dalam kegiatan tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, perangkat desa, termasuk kepala dusun setempat dan unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tidak terlihat mengikuti kerja bakti bersama masyarakat, sedangkan sebelumnya masalah kegiatan kerja bakti sudah dibahas di grup WhatsApp Forum Kalianget.
Kondisi tersebut menunjukkan ketidak pedulian pihak pemerintah desa terhadap kondisi lingkungan, sehingga memunculkan kritik dari sejumlah warga yang menilai aparat pemerintahan desa seharusnya hadir sebagai pelayan publik sekaligus memberikan teladan dalam membangun kepedulian sosial, jangan menjadi formalitas saja dalam struktur kepemerintahan yang tidak mau peduli dengan lingkungan.
Budaya gotong royong seharusnya digalakkan oleh pemerintah untuk menggerakkan masyarakatnya, bukan malah sebaliknya masyarakat yang menggerakkan pihak pemerintah untuk peduli bersama masyarakat malah tidak hadir. Kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang tidak hanya dibebankan kepada warga, melainkan juga memerlukan keterlibatan aktif pemerintah desa sebagai mitra masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kualitas lingkungan, bukan cuma bisa mengelola anggaran tapi tanggung jawabnya sebagai pelayan publik harus dilakukan.
Selain itu, sejumlah warga juga menilai perlunya evaluasi terhadap efektivitas koordinasi pemerintahan di tingkat kecamatan dan desa agar pelayanan publik berjalan lebih optimal. Menurut mereka, kepemimpinan yang responsif dan kehadiran aparatur di tengah masyarakat menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan.
Warga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep dapat melakukan pembinaan dan evaluasi terhadap kinerja Camat, aparatur pemerintahan desa maupun unsur terkait apabila ditemukan kurangnya pelayanan kepada masyarakat. Evaluasi tersebut dinilai penting sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Melalui semangat gotong royong yang ditunjukkan TNI bersama masyarakat, warga berharap budaya kebersamaan dapat terus terpelihara dan menjadi inspirasi bagi seluruh unsur pemerintahan untuk lebih aktif hadir dalam setiap kegiatan sosial demi mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.




