SUMENEP Suarademokrasi – Kantor Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan (DiskopUKMPerindag) Kabupaten Sumenep menjadi pusat perhatian. Beberapa demonstran dari berbagai mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa menuntut Kadis DiskopUKMPerindag tersebut untuk transparansi pengelolaan rumah produksi atau mundur dari jabatannya, karena dinilai kurang becus memimpin Dinas terkait, Sabtu 1 November 2024.
Koordinator demonstrasi lapangan dalam orasinya menyoroti sejumlah kejanggalan dalam pengelolaan rumah produksi. Salah satu poin utama yang menjadi tuntutan adalah kurangnya transparansi terkait penggunaan anggaran dan pertanggungjawaban barang dan jasa.
“Kami meminta kejelasan mengenai anggaran rumah produksi. Uang itu kan berasal dari pajak rakyat, kenapa bisa dirahasiakan?” tegasnya.
Baca Juga: Demonstrasi Mahasiswa Di Kantor BPRS Sumenep, Tuntut Transparansi Pencairan Pinjaman
Selain itu, para demonstran juga mempertanyakan keberadaan sejumlah peralatan yang sebelumnya ada di rumah produksi. “Peralatan yang sudah tidak ada atau lenyap itu kemana? Jika dihibahkan, mana bukti serah terimanya? Kenapa sulit sekali memberikan data yang sebenarnya?” lanjut koordinator lapangan.
Puncak dari tuntutan aksi ini adalah permintaan mundurnya Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan. Para demonstran beranggapan bahwa ketidaktransparanan dan hilangnya sejumlah aset menjadi bukti ketidakmampuan kepala dinas dalam menjalankan tugasnya.
“Jika Kepala Dinas tidak mau memberikan data yang kami minta, maka beliau harus mundur dari jabatannya,” tegas koordinator lapangan.
Saking gigihnya memperjuangkan tuntutan mereka, para demonstran bahkan menyatakan siap bermalam di depan gedung dinas jika tuntutan mereka tidak segera dipenuhi. “Kami akan menginap di sini sampai data yang kami minta diberikan,” tegas mereka.
Aksi demonstrasi ini menyita perhatian publik dan menjadi sorotan media. Tuntutan transparansi dan pertanggungjawaban dalam pengelolaan anggaran negara memang menjadi isu yang sensitif. Publik berharap agar pihak berwenang segera merespon tuntutan para demonstran dan memberikan penjelasan yang transparan




