SUMENEP, MPD – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep berkomitmen untuk mengoptimalkan program pemerintah pusat presiden Prabowo Subianto, dengan melakukan pemanfaatan Dana Desa guna memperkuat program ketahanan pangan. Kepala DPMD Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, dalam wawancara media pada Rabu (12/2/2025), menegaskan bahwa pihaknya aktif melakukan fasilitasi dan pendampingan bagi desa-desa agar program ini berjalan efektif dan berkelanjutan.
Menurut Anwar, pendekatan yang digunakan berbasis pada potensi masing-masing desa, baik di wilayah daratan maupun kepulauan. Desa yang memiliki potensi pertanian dan peternakan akan difokuskan pada pengembangan komoditas seperti padi, jagung, dan ternak. Sementara itu, desa di wilayah kepulauan akan diarahkan untuk mengoptimalkan sektor perikanan dan pertanian lokal.
“Program ini akan dilaksanakan melalui BUMDes dengan minimal 20% dari Dana Desa dialokasikan sebagai penyertaan modal dalam pengelolaan ketahanan pangan,” ujar Anwar.
Baca juga: Pemkab Sumenep Fokus Tingkatkan Ketahanan Pangan dan Gizi Lewat RAD-PG 2025-2029
Pihak DPMD Sumenep juga telah melakukan sosialisasi program ini di beberapa kecamatan, seperti Dasuk dan Gapura, guna memastikan implementasi di tingkat desa berjalan sesuai rencana. Anwar Kepala Dinas menegaskan bahwa pihaknya terus turun ke lapangan untuk memantau langsung pelaksanaan program tersebut.
Selain mendorong ketahanan pangan, DPMD juga menyoroti pentingnya peningkatan pelayanan administrasi di balai desa. Berdasarkan informasi dari masyarakat terkait kinerja perangkat desa, Anwar mengingatkan agar pemerintah desa menjalankan tugas pokok dan fungsinya dengan optimal.
“Harapan kami, untuk mensukseskan program pemerintah, pelayanan di balai desa harus ditingkatkan dan diaktifkan sepenuhnya sesuai jam kerja yang telah diatur dalam regulasi. Jangan sampai ada laporan dari media atau LSM bahwa di jam kerja, balai desa ditemukan kosong tidak ada kegiatan pemerintahan,” tegasnya.
Melalui langkah ini, DPMD Sumenep berharap program ketahanan pangan berbasis desa dapat berjalan dengan optimal sesuai dengan harapan bersama, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.
Untuk itu dibutuhkan peran aktif dari semua elemen masyarakat bersama sama, kita untuk memajukan Kabupaten Sumenep ini.




