Satlantas Polres Sumenep Menghimbau Hindari HP dan Merokok Saat Berkendara

MPD SUMENEP | Untuk ketertiban berlalu lintas dan demi keselamatan berkendara, Satlantas Polres Sumenep menghimbau untuk hindari penggunaan Hp dan merokok saat berkendara. Hal itu dilakukan dengan menggandeng sejumlah ojek online (ojol) yang ada di Sumenep sambil menikmati seduhan kopi dan makan bareng di pagi hari.

Kegiatan ngopi bareng bersama ojol berlangsung di Poslantas 12.0 Jalan Trunojoyo yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Sumenep AKP A. Nasution, SH. MH didampingi KBO Lantas, KRI, dan Kanit Dikyasa, Jumat (5/7/2024).

Pada kesempatan itu, para ojek online berbagi pengalaman dan berdiskusi tentang keselamatan berkendara di jalan. Kasat Lantas AKP Nasution menyampaikan berbagai kiat keselamatan dalam berlalu lintas kepada driver ojol, menekankan pentingnya kehati-hatian di jalan dan tertib berlalu lintas, khususnya penggunaan helm bagi penumpang atau penggonceng.

Baca Juga: Polres Sumenep Tanam 1.000 Pohon Mangrove Sambut HUT Bhayangkara Ke-78

“Driver ojol harus tetap berhati-hati di jalan dan menjaga keselamatan. Terutama penggunaan helm SNI, itu wajib digunakan,” pesan Kasat Lantas Polres Sumenep AKP A. Nasution, SH. MH.

Kasat AKP Nasution menegaskan bahwa helm berstandar SNI merupakan perlindungan utama bagi pengendara sepeda motor, terutama bagi para ojol yang kesehariannya membonceng penumpang. Penggunaan helm SNI dapat melindungi pengendara motor dari benturan apabila terjadi kecelakaan. Hal itu bersifat protektif dan antisipasi bila terjadi hal yang tak diinginkan.

“Kemudian kelengkapan kendaraan harus tetap ditaati. Penumpang yang tidak mau pakai helm, harus tetap diarahkan dan diupayakan untuk memakai helm,” tuturnya.

Sambil ngopi dan makan, driver ojol juga diingatkan beberapa poin saat berkendara, seperti lebih baik berhenti sejenak jika ingin menggunakan smartphone daripada mengendarai sepeda motor sambil menggunakannya. Merokok di jalanan umum saat berkendara juga harus dihindari karena dapat membahayakan pengguna jalan lain.

Selain itu, Kasat AKP Nasution menjelaskan bahwa selama tiga bulan terakhir, Satlantas Polres Sumenep berhasil menurunkan angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Kasat AKP Nasution berharap agar para Ojol tertib berlalu lintas di jalan dan menjadi pelopor keselamatan untuk menekan angka kecelakaan.

Selain itu, Kasat AKP Nasution juga menyampaikan bahwa ojol tidak boleh membawa atau mengangkut barang, karena ojol dirancang untuk mengangkut orang bukan barang. Namun, jika barang tersebut masih pantas diangkut dan tidak membahayakan pengendara lain, maka boleh diangkut.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang ngopi, tetapi juga tentang edukasi dan kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara. Kami berharap dengan kolaborasi antara kepolisian dan komunitas ojol, kamtibmas dan kamseltibcarlantas dapat terus terjaga dengan baik,” tuturnya.

Sementara itu, Saufik Mahmudi selaku ketua Ojol Sumenep mengatakan bahwa selama ini yang terjadi di lapangan terkait pemakaian helm bagi ojol yang bandel adalah penumpang yang kerap membuka helm di tengah perjalanan tanpa sepengetahuan pengemudi. Dengan adanya himbauan dari Satlantas Polres Sumenep, Mahmudi berharap masyarakat menyadari pentingnya penggunaan helm pada pembonceng.

“Kami persatuan Ojol Sumenep siap menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas untuk menekan angka lakalantas di wilayah hukum Polres Sumenep,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru