Keutamaan Bertadarus di Masjid pada Bulan Ramadhan

SUMENEP, MPD – Bertadarus Al-Qur’an di masjid pada bulan Ramadhan memiliki keutamaan yang sangat besar, baik ditinjau dari sisi ibadah, hukum Islam, maupun pembinaan umat. Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an (syahr nuzûlil Qur’ân), sehingga memperbanyak tilawah di bulan ini merupakan amalan yang sangat dianjurkan (sunnah muakkadah) oleh para ulama.

Pertama, melipatgandakan pahala ibadah. Membaca Al-Qur’an pada dasarnya bernilai pahala, dan ketika dilakukan di bulan Ramadhan serta di tempat yang paling mulia yaitu masjid, maka keutamaannya semakin berlipat. Rasulullah SAW dikenal memperbanyak tadarus bersama Malaikat Jibril pada setiap Ramadhan, yang menjadi landasan kuat bagi umat Islam untuk menghidupkan tradisi tadarus.

Kedua, menghidupkan masjid sebagai pusat ibadah dan syiar Islam. Dalam perspektif hukum Islam, memakmurkan masjid termasuk amal yang sangat dianjurkan. Bertadarus berjamaah menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat salat, tetapi juga pusat pembinaan ruhani, pendidikan Al-Qur’an, dan penguatan keimanan umat.

Baca Juga: Keutamaan Sholat Jum’at di Bulan Ramadhan

Ketiga, memperkuat ukhuwah islamiyah. Tadarus bersama menciptakan kebersamaan, saling mengoreksi bacaan, dan menumbuhkan rasa persaudaraan antarsesama jamaah. Hal ini sejalan dengan prinsip ta’âwun ‘alal birri wat taqwâ (tolong-menolong dalam kebaikan dan ketakwaan) yang menjadi salah satu dasar hubungan sosial dalam Islam.

Keempat, sarana pendidikan dan pembinaan generasi muda. Bertadarus di masjid memberikan ruang belajar bagi jamaah yang belum lancar membaca Al-Qur’an serta membiasakan anak-anak dan remaja dekat dengan masjid. Dalam pandangan syariat, hal ini termasuk amal jariyah karena ilmu dan kebiasaan baik yang ditanamkan akan terus mengalir pahalanya.

Kelima, mendekatkan diri kepada Allah SWT. Suasana Ramadhan yang penuh keberkahan, ditambah dengan ketenangan masjid, menjadikan tadarus sebagai sarana efektif untuk tadabbur (merenungi) ayat-ayat Al-Qur’an. Tujuannya bukan sekadar membaca, tetapi memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, bertadarus di masjid pada bulan Ramadhan bukan hanya ibadah individual, melainkan juga ibadah sosial yang memiliki dampak besar bagi kehidupan keagamaan dan moral umat Islam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *