MPD SUMENEP | Kodim 0827/Sumenep menggelar giat upacara pengibaran bendera merah putih dalam rangka memperingati Hari Juang TNI Angkatan Darat ke-78 tahun 2023, digelar di lapangan upacara Makodim Sumenep. Jumat 15 Desember 2023.
Dalam giat upacara pengibaran bendera merah putih tersebut, Dandim yang diwakili Danramil 0827/04 Bluto Kapten Inf Handi Tri Prawono, pimpin pelaksanaan upacara peringati Hari Juang TNI Angkatan Darat ke-78 tahun 2023, berjalan lancar dan hikmah.
Bertindak sebagai Komandan Upacara Danramil 0827/16 Gapura Kapten Chb Achmad Suyanto, pengucap Sapta Marga Sertu Mofiq dan diikuti
Seluruh peserta upacara yang hadir mengucapkan Sapta Marga TNI sebagai pedoman kode etik prajurit, yang dipimpin oleh Sertu Mofiq. Dan bertindak sebagai Komandan Upacara adalah Danramil 0827/16 Gapura Kapten Chb Achmad Suyanto,
Baca Juga: Kebersamaan TNI Ditengah Masyarakat
Pada kesempatan tersebut Danramil 0827/04 Bluto Kapten Inf Handi Tri Prawono membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. Bahwa, Hari Juang TNI AD merupakan momentum penting untuk mengenang perjuangan para pahlawan yang telah rela mengorbankan jiwa dan raganya demi mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan bangsa Indonesia.
Dalam rilis berita Sumenep, menceritakan bahwa Jenderal Sudirman dengan keteguhan dan keberaniannya memimpin pasukan di Pertempuran Ambarawa. Meski dalam kondisi sakit, tidak pernah menyerah dan terus memimpin pasukan.
“Pertempuran Ambarawa menjadi salah satu momen penting dalam sejarah perjuangan bangsa kita, kegigihan dan keberanian Jenderal Sudirman menjadi inspirasi bagi kita semua,” ujarnya.
Hari Juang TNI AD kali ini mengusung tema “TNI Bersama Rakyat Bersatu dengan Alam untuk NKRI”.
Menurut Kasad, tema itu memiliki makna yang sangat mendalam, yaitu bahwa kita harus terus memperkuat kemanunggalan TNI AD dan rakyat, meningkatkan kemampuannya berperan aktif dalam pelestarian alam.
“Kemanunggalan TNI AD dengan rakyat merupakan kunci keberhasilan dalam menghadapi berbagai macam tantangan. Di era globalisasi saat ini, kita menghadapi berbagai macam tantangan, seperti perang asimetris, perubahan iklim dan potensi konflik sosial,” jelas Kasad.
Jenderal Maruli mengungkapkan untuk menghadapi berbagai macam tantangan tersebut, TNI AD harus terus meningkatkan kemampuannya, baik dari segi personel, alutsista maupun doktrin. Peningkatan kemampuan diperlukan untuk menghadapi berbagai macam ancaman yang semakin kompleks.
Selain itu, juga harus berperan aktif dalam pelestarian alam. Pelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama, termasuk TNI AD.
“TNI AD memiliki kemampuan dan potensi yang besar untuk berperan aktif dalam pelestarian alam. Kita dapat berperan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana alam,restorasi ekosistem dan edukasi lingkungan,” ungkapnya.
Untuk itu, lanjut Kasad “dengan semangat Hari Juang TNI AD ini, mari kita bersama-sama memperkuat kemanunggalan TNI AD-Rakyat, meningkatkan kemampuan dan berperan aktif dalam pelestarian alam,” imbuhnya.
Jenderal TNI Maruli Simanjuntak berharap untuk bersama-sama wujudkan cita-cita para pahlawan, yaitu menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.
“Semoga TNI AD senantiasa menjadi alat negara yang profesional, responsif, integratif, modern dan adaptif serta selalu siap sedia untuk membela keutuhan NKRI,” harapnya.
Di akhir amanatnya Kasad berpesan kepada seluruh prajurit jajaran TNI AD di tahun politik tahun 2024 agar belajar dari pengalaman sebelumnya, situasi di tahun politik berpotensi membuka celah terjadinya berbagai ancaman yang disebabkan oleh perbedaan-perbedaan pandangan politik yang seringkali disusupi oleh kelompok-kelompok radikal dan intoleran.
“Oleh karena itu, tingkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi kerawanan yang mungkin terjadi di lingkungan tugas masing-masing, dan selalu pegang teguh komitmen Netralitas TNI,” pesannya.







