SUMENEP, MPD – Dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi kepentingan bersama, RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep bersama Kodim 0827 Sumenep menggencarkan sosialisasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di lingkungan rumah sakit. Program ini menjadi langkah nyata menuju rumah sakit yang ramah dan bebas dari paparan asap rokok yang berbahaya, terutama bagi pasien yang sedang dalam masa penyembuhan.
Setiap hari selama jam kunjungan, yakni pukul 10.00–12.00 WIB dan 16.00–20.00 WIB, tim gabungan dari rumah sakit dan TNI turun langsung mengelilingi area RSUD Sumenep untuk memberikan edukasi kepada pengunjung dan keluarga pasien. Pendekatan yang digunakan bersifat persuasif, dengan harapan mampu mengubah pola pikir masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan rumah sakit bebas dari asap rokok.
Dengan langkah sosialisasi ini, Direktur Utama RSUD dr. Moh. Anwar, dr. Erliyati, menegaskan bahwa perubahan perilaku masyarakat tidak dapat terjadi secara instan. Dibutuhkan kesadaran bersama serta pendekatan yang membangun polah pikir masyarakat untuk peduli terhadap pentingnya kebersihan dan kesehatan untuk orang lain.
Baca Juga: Wujud Keseriusan dr. Erliyati, Kini RSUD Sumenep Menjadi Tipe B
“Kami bukan hanya melarang, tapi ingin membentuk mindset baru di masyarakat bahwa merokok di lingkungan rumah sakit itu sangat merugikan. Baik untuk pasien, pengunjung, maupun tenaga medis,” ujarnya pada Sabtu (19/04/2025).
Komitmen ini tidak hanya menjadi simbol pelayanan prima, tetapi juga bentuk tanggung jawab moral terhadap kesehatan bersama. Rumah sakit sebagai tempat pemulihan harus menjadi zona aman, bebas dari segala bentuk paparan yang dapat memperburuk kondisi pasien.
Dengan dibangunnya sinergi bersama antara RSUD dr. Moh. Anwar dan Kodim 0827 Sumenep diharapkan mampu menciptakan budaya baru yang menghargai kesehatan sebagai prioritas utama.
“Mari kita bersama-sama menciptakan RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep sebagai kawasan tanpa asap rokok,” pungkas dr. Erliyati dengan penuh semangat.
Langkah ini menjadi contoh inspiratif bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil dan niat yang tulus. Mewujudkan rumah sakit bebas asap rokok bukan hanya mungkin, tapi sangat perlu — demi generasi yang lebih sehat dan lingkungan yang lebih bersih.




