SUMENEP MPD – Tindakan cepat dari Polsek Sumenep Kota berhasil membubarkan aksi tawuran antar dua kelompok remaja yang nyaris terjadi di pinggir Jalan Diponegoro, Senin malam (9/9/2024) sekitar pukul 19.50 WIB. Laporan warga mengenai potensi bentrokan ini langsung direspons oleh aparat kepolisian, yang bergerak cepat untuk mencegah insiden yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat.
Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., melalui rilis Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S., S.H., menjelaskan bahwa setelah menerima informasi tentang adanya dua kelompok remaja yang diduga hendak tawuran menggunakan senjata tajam (sajam), pihak kepolisian segera bertindak.
“Anggota Polsek Sumenep Kota, dengan bantuan warga yang berada di lokasi kejadian, berhasil mengamankan 12 orang remaja yang diduga terlibat. Mereka langsung dibawa ke Kantor Polsek Sumenep Kota untuk didata dan dimintai keterangan,” ujar AKP Widiarti.
Baca Juga: Polres Sumenep Dan Media Siap Jaga Kondusivitas Pilkada 2024
Dari hasil penyelidikan sementara, diketahui bahwa kejadian ini dipicu oleh kesalahpahaman antara kedua kelompok tersebut. Setelah dimintai keterangan, kedua kelompok remaja tersebut diberikan pembinaan oleh aparat kepolisian dan kemudian dipulangkan ke rumah masing-masing.
“Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Sumenep, terutama di area yang rawan aksi tawuran. Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk terus bekerja sama dengan aparat kepolisian dengan melaporkan segera jika ada hal-hal yang mencurigakan,” tambah AKP Widiarti.
Aksi cepat dari Polsek Sumenep Kota ini menunjukkan kesiapsiagaan aparat dalam mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Kasus ini juga menekankan pentingnya peran aktif warga dalam menjaga lingkungan mereka dari potensi tindakan kriminal, serta kerjasama antara masyarakat dan kepolisian untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Beruntung, berkat kecepatan dan ketegasan aparat, bentrokan yang bisa membahayakan keselamatan warga sekitar berhasil dicegah tanpa korban jiwa atau kerugian material.






