SUMENEP, MPD — Di tengah meningkatnya mobilitas warga setiap hari Jumat, peran kepolisian tidak hanya dimaknai sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai pengelola ruang publik agar tetap tertib dan berkeadilan. Hal ini tercermin dari keterlibatan aktif Polisi Wanita (Polwan) Polres Sumenep dalam pengaturan lalu lintas saat pelaksanaan Sholat Jumat, di sejumlah masjid yang berada di kawasan padat Kota Keris, Jumat (19/12/2025).
Pendekatan yang digunakan Polwan tidak semata berbasis komando, melainkan mengedepankan prinsip pelayanan publik yang humanis dan partisipatif. Sejak sebelum waktu ibadah dimulai, Polwan telah menempati titik-titik strategis, seperti persimpangan jalan, akses utama masjid, dan area parkir, guna meminimalisir potensi kemacetan serta menjamin keselamatan jamaah.
Dalam praktiknya, Polwan tidak hanya mengatur arus kendaraan, tetapi juga memberikan asistensi langsung kepada jamaah, termasuk membantu penyeberangan dan mengarahkan parkir secara tertib. Pola ini menunjukkan transformasi peran Polri yang tidak lagi semata represif, melainkan preventif dan solutif, sejalan dengan paradigma Polri Presisi.
Baca Juga: TNI Polri Sigap Tangani Longsor
Melalui rilisnya, Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, S.I.K., menegaskan bahwa kehadiran Polwan dalam pengamanan Sholat Jumat merupakan implementasi tanggung jawab konstitusional Polri dalam menjamin rasa aman masyarakat, termasuk dalam menjalankan kebebasan beribadah.
“Kami menempatkan pelayanan kepada masyarakat sebagai prioritas utama. Pengamanan Sholat Jumat ini adalah bentuk kehadiran negara untuk memastikan hak-hak masyarakat, khususnya dalam beribadah, dapat terlaksana tanpa gangguan,” ujar AKBP Rivanda.
Secara umum, pelaksanaan Sholat Jumat berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Arus lalu lintas terkelola dengan baik tanpa menimbulkan kepadatan signifikan. Sejumlah warga menyampaikan apresiasi atas kinerja Polwan yang dinilai profesional, komunikatif, dan responsif terhadap kondisi lapangan.
Pengamanan ini sekaligus merepresentasikan wajah Polri modern yang adaptif terhadap kebutuhan sosial masyarakat. Dengan menempatkan Polwan sebagai aktor utama di ruang publik, Polres Sumenep tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang berorientasi pada kemanusiaan dan keadilan sosial.




