SUMENEP, MPD – Dalam perspektif pencegahan risiko kecelakaan lalu lintas, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumenep melaksanakan uji kelayakan angkutan umum (ramp check/rumcheck) sebagai bagian dari dukungan terhadap Operasi Keselamatan Semeru 2026. Kegiatan ini menjadi instrumen awal dalam memastikan kesiapan sarana transportasi publik menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah mendatang.
Pelaksanaan ramp check berlangsung pada Kamis, 5 Februari 2026, pukul 09.00–10.00 WIB di Terminal Arya Wiraraja, Kabupaten Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasatgas Gakkum AKP Beny Kuncoro, S.Tr.K., S.I.K., dengan didampingi Kasatgas Preemtif AKP Mohamad Abdul Kohar, S.H., serta Kanit Kamsel Satlantas Polres Sumenep IPDA Yudhi Kurniawan, S.H.
Secara teknis, pemeriksaan difokuskan pada aspek kelayakan kendaraan angkutan umum, meliputi kondisi sistem pengereman, fungsi lampu, kelayakan ban, kelengkapan administrasi kendaraan, hingga kesiapan pengemudi dalam menjalankan prinsip keselamatan berlalu lintas. Kegiatan ini turut melibatkan Dinas Perhubungan Kabupaten Sumenep, unsur Banit Kamsel, dan anggota Binmas sebagai bentuk sinergi lintas sektor.
Baca Juga: Komitmen Kapolsek Kalianget Melindungi Masyarakat Dari Bahaya Pohon Tumbang
Dalam keterangannya, Kasatgas Gakkum AKP Beny Kuncoro menegaskan bahwa ramp check memiliki dimensi preventif yang strategis dalam menekan potensi kecelakaan lalu lintas, khususnya pada periode menjelang arus mudik Lebaran. Menurutnya, meningkatnya intensitas perjalanan masyarakat harus diimbangi dengan jaminan standar keselamatan angkutan umum yang memadai.
“Uji kelayakan ini bertujuan memastikan seluruh kendaraan yang beroperasi memenuhi standar keselamatan. Dengan demikian, masyarakat dapat melakukan perjalanan secara aman, nyaman, dan selamat,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Satlantas Polres Sumenep menegaskan komitmennya dalam membangun kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026, sekaligus sebagai langkah antisipatif menghadapi lonjakan mobilitas pada Idul Fitri 1447 Hijriah.




