Serah Terima Jabatan, Kapolres Sumenep Ingatkan Profesionalisme Polisi

SUMENEP, MPD – Kepolisian Resor Sumenep kembali melakukan penyegaran struktur organisasi. Serah terima jabatan (sertijab) Kapolsek Lenteng digelar secara khidmat di Aula Sanika Satyawada, Polres Sumenep, pada Jumat (11/7/2025). Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, S.I.K., memimpin langsung upacara tersebut.

Pejabat lama, Iptu Waluyo, secara resmi menyerahkan tongkat komando kepada pejabat baru, Iptu Dovie Eudy Zendy, S.Tr.K., S.I.K., M.H. Serah terima ini menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri yang rutin dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja kepolisian.

Dalam amanatnya, Kapolres Sumenep menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan kebutuhan organisasi untuk menjaga semangat kerja dan profesionalisme setiap anggota. Ia mengucapkan terima kasih kepada Iptu Waluyo atas dedikasi dan loyalitasnya selama menjabat, serta memberi pesan penting kepada pejabat baru agar segera beradaptasi dengan lingkungan tugas dan menjalin sinergitas dengan seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga: Sinergi Lintas Sektor Mewarnai Peringatan Hari Bhayangkara di Sumenep

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Jaga integritas, kedekatan dengan masyarakat, dan ciptakan rasa aman serta kepercayaan publik. Polisi harus hadir sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat,” tegas AKBP Rivanda.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Sumenep, para pejabat utama Polres, para Kapolsek jajaran, serta pengurus Bhayangkari Cabang Sumenep. Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan moril dan solidaritas terhadap proses penyegaran yang dilakukan.

Upacara berjalan dengan lancar dan penuh khidmat, mencerminkan semangat soliditas di tubuh Polres Sumenep untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Serah terima jabatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk merefleksikan kembali nilai-nilai dasar kepolisian. Dalam menjalankan tugasnya, polisi bukan hanya penegak hukum, tetapi juga penjaga keadilan sosial yang seharusnya menjadi contoh teladan dalam integritas dan keberpihakan pada kepentingan rakyat.

Masyarakat berharap agar setiap pejabat baru membawa semangat perubahan yang lebih humanis. Jangan sampai kekuasaan yang melekat pada seragam disalahgunakan. Polisi sejati adalah mereka yang bekerja dengan hati, hadir saat masyarakat butuh perlindungan, dan menjadi pelindung yang adil — bukan menakutkan, bukan membungkam, dan bukan mencederai kepercayaan publik.

Kapolsek baru diharapkan mampu membangun kepercayaan masyarakat melalui pendekatan yang solutif, bukan represif. Karena pada akhirnya, kepercayaan rakyat adalah kekuatan terbesar bagi institusi Polri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *