TNI AL Pasongsongan Berpartisipasi Dalam Pencarian 3 Nelayan Hilang

MPD SUMENEP – Pencarian terhadap 3 (tiga) orang nelayan yang hilang setelah perahu mereka, Sinar Lena, ditabrak kapal di perairan Legung, Kecamatan Batang Batang, Kabupaten Sumenep, masih terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan dari Basarnas Sumenep, Pos Kamladu TNI AL Pasongsongan, dan BPBD Kabupaten Sumenep.

Hingga Kamis pagi (27/6/2024), tanda-tanda keberadaan tiga nelayan asal Desa Banraas, Pulau Giliyang, Kecamatan Dungkek, belum ditemukan. Tim SAR menggunakan berbagai sarana dan peralatan dalam upaya pencarian ini, termasuk:
1. 1 (satu) unit PK Basarnas Sumenep
2. Peralatan water rescue lengkap
3. Alat komunikasi (alkom)
4. Peralatan medis

Peristiwa laka laut yang melibatkan perahu nelayan Sinar Lena terjadi pada Rabu (26/6/2024) sekitar pukul 03.30 WIB. Perahu yang berisi lima anak buah kapal (ABK) asal Desa Banraas ditabrak kapal dan tenggelam saat mereka sedang mencari ikan di perairan Legung.

Baca Juga: Danlanal Batuporon Bersama PJ Bupati Bangkalan Sigap Dan Bijak Dalam Menangani Keresahan Nelayan

Akibat insiden tersebut, tiga nelayan dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian. Ketiga nelayan yang hilang adalah:
1. Aban (50) dari Desa Banraas, Pulau Giliyang, Kecamatan Dungkek
2. Amsun (49) dari Desa Banraas, Pulau Giliyang, Kecamatan Dungkek
3. Saili (33) dari Desa Banraas, Pulau Giliyang, Kecamatan Dungkek

Sedangkan dua nelayan lainnya, Mahri (35) dan Madripak (43), berhasil selamat setelah berenang beberapa saat dan ditolong oleh nelayan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian. Kedua korban selamat telah dipulangkan ke rumah mereka setelah dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dan menjalani perawatan medis di Puskesmas Dungkek pada Rabu (26/6).

Menurut keterangan dari petugas berdasarkan informasi yang dihimpun saksi dari dua korban yang selamat, kapal yang menabrak perahu nelayan tersebut diduga merupakan jenis kapal motor penumpang dengan ciri-ciri lambung berwarna kuning putih dan berlayar dari arah barat ke timur. Hingga siang ini, Kamis, belum ada informasi lebih lanjut tentang identitas kapal tersebut.

Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian dengan menyisir perairan di lokasi kejadian. Harapan tetap tinggi untuk menemukan ketiga nelayan yang hilang dan memastikan keselamatan mereka.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat yang memiliki informasi mengenai insiden ini atau melihat tanda-tanda keberadaan korban agar segera melapor ke petugas terdekat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *